NGO in a special consultative status with Economic and Social Council of the U.N

NGO in a special consultative status with Economic and Social Council of the U.N

Follow Us

 

Publikasi

Download Formulir
Laporan Tahunan 2010
Profil
Indonesia
Halaman Utama arrow Berita arrow Peresmian Komplek Pendidikan Terpadu Thariq bin Ziyad
Peresmian Komplek Pendidikan Terpadu Thariq bin Ziyad PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Hikmah Ubaidillah (Communication)   
Thursday, 19 January 2012


Mengembangkan masyarakat yang cerdas merupakan hal penting dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Untuk itu, penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai harus menjadi perhatian banyak pihak. Qatar Charity, mewujudkan kepedulian ini lewat pembangunan Komplek Pendidikan Terpadu Thariq bin Ziyad di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Peresmian dan serahterima komplek ini dilakukan pada hari Rabu, 18 Januari 2012, yang antara lain dihadiri oleh Sa’duddin, MM (Bupati Bekasi), Prof. Dr. Nur Syam (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam), dan Ibrahim Zainal (Follow Up Director Qatar Charity-Doha).

Ibrahim menjelaskan bahwa pengembangan komplek yang terdiri dari dari gedung sekolah berlantai dua, perpustakaan dan laboratorium, gedung administrasi, klinik, masjid, asrama, gedung tahfiz Quran, lapangan olahraga, serta lansekap ini merupakan bentuk partisipasi Qatar Charity untuk mensukseskan Sasaran Pembangunan Milenium (MDGs) yang kedua, yaitu pendidikan dasar untuk semua.


“Allah telah berkata dalam Al Quran,” Apakah sama orang yang tahu dan yang tidak tahu? Karena inilah Qatar Charity memandang pendidikan sebagai hal penting dalam membangun masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Prof. Dr. Nur Syam menekankan perlunya saling membantu di bidang pendidikan, di mana yang kaya membantu yang miskin, hingga yang miskin menjadi lebih baik.
 
Thariq bin Ziyad merupakan pusat pendidikan terpadu ketujuh yang dibangun Qatar Charity di Indonesia. Melalui proyek ini, Qatar Charity membantu memperbaiki tingkat pendidikan dan membangun masyarakat Bekasi untuk mendapat akses layanan pendidikan dan sosial yang lebih baik. Sebagaimana diketahui, Angka Partisipasi Kasar (APK) Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bekasi berada di bawah standar nasional 95%. Ini tentu saja tak sejalan dengan perkembangan Bekasi sebagai wilayah industri.  

“Qatar Charity siap bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah Indonesia dalam pengembangan masyarakat,” kata Ibrahim Zainal.



Share This Article
Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Newsvine!Furl!Yahoo!Ma.gnolia!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
< Sebelumnya   Berikutnya >