NGO in a special consultative status with Economic and Social Council of the U.N

NGO in a special consultative status with Economic and Social Council of the U.N

Follow Us

 

Video

Publikasi

Download Formulir
Laporan Tahunan 2010
Profil
Indonesia
Halaman Utama
Peletakan Batu Pertama Proyek Perumahan Padang PDF Cetak E-mail
Friday, 25 June 2010
 Country Director Qatar Charity, Hasan Azekour, didampingi oleh Ketua DPRD Eri Zulpian, meletakkan batu pertama menandai pembangunan  71 unit rumah permanen type 45, yang diperuntukkan bagi para korban gempa Padang pada tanggal 23 Juni 2010. Acara yang berlangsung di Jorong Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman ini, dihadiri oleh perwakilan pemerintahan setempat, seperti Camat Sungai Limau, Wali Nagari, Kepala Kantor Departemen Agama, para Ninik Mamak (sesepuh Kampung), serta 71 KK penerima manfaat perumahan tersebut.
 
 Sebagai tanda rasa syukur warga atas bantuan perumahan yang telah lama mereka nantikan, acara dilangsungkan dengan meriah. Para tamu disambut oleh Kesenian Tabuik (genderang tradisional) dan diiringi oleh Anak Daro (Pengantin wanita di Minang Kabau) yang menarikan tarian selamat datang, sebagai tanda penghormatan terhadap tamu agung. Para penari membawakan sirih yang dipersembahkan kepada para tamu, sebuah pertanda bahwa para tamu  sudah diterima dan menjadi bagian dari komunitas mereka. Masyarakat setempat juga meluapkan kegembiraan mereka melalui tarian Indang, yang menggambarkan senda gurau keseharian masyarakat Sumatera Bara t melalui gerakan dan pantun nasehat, diikuti dengan nyanyian dan puisi terima kasih yang dibawakan oleh pemuda dan pemudi Sungai Sirah.
 
Dalam sambutannya, Ketua DPRD, Eri Zulpian berterima kasih atas respons cepat Qatar Charity yang sudah masuk ke wilayah Sumbar guna memberikan bantuan 3 (tiga) hari setelah gempa yang terjadi pada tanggal 30 September 2009, tahun lalu.  Beliau menyampaikan bahwa bantuan perumahan sangat berarti bagi korban gempa yang kehilangan tempat tinggal dan berharap bantuan serupa akan diberikan untuk kecamatan-kecamatan lain di Padang Pariaman.
 
Sementara itu,  Wali Nagari Pilubang mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam atas terpilihnya Nagari Pilubang sebagai lokasi pembangunan Proyek Perumahan Permanen dan mengharapkan Qatar Charity memberikan bantuan guna membangun Kantor Wali Nagari, yang diharapkan akan menjadi pusat informasi masyarakat Kanagarian Pilubang.

Qatar Charity, melalui sambutan yang disampaikan langsung oleh Country Director Indonesia, Hasan Azekour menyampaikan terima kasih atas sambutan antusias warga setempat. Program Pembangunan 71 rumah Perm anen ini, merupakan fase pertama program rekonstruksi Qatar Charity di wilayah Sumatera Barat dan InshaAllah akan dilanjutkan dengan program pendidikan dan perbaikan ekonomi bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian mereka. Qatar Charity mengharapkan kerja sama yang baik dari para penerima bantuan , masyarakat sekitar dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan perumahan ini.

Joni Ganovan (40 th), Ketua Panitia sekaligus salah  seorang penerima bantuan rumah, sangat berterima kasih atas perhatian Qatar Charity dan berharap agar Qatar Charity dapat terus membantu mereka yang membutuhkan, terutama para korban bencana alam.
Acara peletakan batu pertama, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan di sekitar lokasi perumahan, serta kunjungan ke lokasi proyek Sumur Air Bersih QCI di Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman.

Gempa 7.9 Skala Richter yang mengguncang wilayah Sumatera Barat pada tanggal 30 September 2009, telah menyebabkan  sekitar 114,797 unit rumah rusak berat, 67,838 rumah rusak ringan dan 67,198 rusak sedang (Tempo interaktif, 12 Desember 2009).

Qatar Charity Indonesia menurunkan tim respons tanggap darurat ke wilayah Sumbar untuk menurunkan bantuan makanan dan non-makanan pada awal Oktober 2009 dan sejak saat itu, terus berupaya untuk mendukung pengembangan rekonstruksi fisik maupun program pemulihan ekonomi bagi social masyarakat setempat yang menjadi korban bencana gempa.  Proyek sanitasi dan air bersih berupa pembuatan 34 sumur dan menara air di berbagai desa yang membutuhkan akses terhadap air bersih, dilaksanakan sebagai awal dari Program Pemulihan Sumatera Barat (Sumbar) ini. Dilanjutkan dengan pembangunan rumah permanen bagi sekitar 71 KK, QCI berharap untuk dapat terus mengembangkan program berikutnya guna meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (Zahra Nihayati)



Share This Article
Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Newsvine!Furl!Yahoo!Ma.gnolia!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Kisah Sukses

Kesungguhan dan Kedisiplinan Abdan Menggapai Impian
Kehilangan keluarga, harta dan benda dikarenakan bencana Tsunami membuat beberapa korban patah arang, tapi tidak demikian halnya dengan Abdan Yusuf.
Selengkapnya...
 
Industri Kue Kacang Hijau
Tsunami  yang melanda Naggroe Aceh Darussalam beberapa tahun lalu telah menghancurkan bisnis kue kacang hijau yang sudah digeluti Jamaluddin sejak tahun 1983.
Selengkapnya...